Desain Sistem Pakar

Posted: November 4, 2012 in Uncategorized

Sistem Pakar Untuk Mendiagnosa Gejala Stress

Tanpa kita sadari, gejala stress merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi oleh banyak orang di zaman modern seperti saat ini. Stressor (hal pemicu stress) pun makin beragam, mulai dari aktifitas yang padat, suara bising (entah dari kendaraan bermotor atau hal lain—polusi udara), lingkungan social, hubungan interpersonal yang kurang harmonis, dan masih banyak lagi penyebab yang lainnya, dan belum tentu semua orang sadar akan hal itu.

Dalam pembahasan kali ini, saya akan mencoba menjelaskan beberapa gejala stress dan hal lain yang berkaitan, yang saya dapat dari beberapa sumber. Sebelum saya membahas gejala stress tersebut, saya akan mencoba menjelaskan tentang sistem pakar, karena akan dihubungkan dengan sistem pakar itu sendiri. Sumbernya, tentu akan dicantumkan. J

Sistem Pakar

Sistem pakar adalah suatu sistem komputer yang menyamai kemampuan pengambilan keputusan dari sorang pakar. Kata menyamai memiliki pengertian bahwa system pakar diharapkan dapat bekerja dalam semua hal seperti halnya seorang pakar. System pakar merupakan salah satu cabang dari Artificial Intelligent yang membuat penggunaan secara luas pengetahuan yang khusus untuk penyelesaian masalah tingkat manusia yang pakar dalam bidang tertentu.
System pakar terdiri dari 2 komponen utama yaitu knowledge base dan inference engine. Knowledge berisi pengetahuan yang digunakan dalam system pakar sedangkan inference engine menggambarkan kesimpulan yang dihasilkan oleh system pakar.

Sistem pakar adalah suatu program komputer yang mengandung pengetahuan dari satu atau lebih pakar manusia mengenai suatu bidang spesifik. Jenis program ini pertama kali dikembangkan oleh periset kecerdasan buatan pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dan diterapkan secara komersial selama 1980-an. Bentuk umum sistem pakar adalah suatu program yang dibuat berdasarkan suatu set aturan yang menganalisis informasi (biasanya diberikan oleh pengguna suatu sistem) mengenai suatu kelas masalah spesifik serta analisis matematis dari masalah tersebut. Tergantung dari desainnya, sistem pakar juga mampu merekomendasikan suatu rangkaian tindakan pengguna untuk dapat menerapkan koreksi. Sistem ini memanfaatkan kapabilitas penalaran untuk mencapai suatu simpulan.

Ciri-ciri Sistem Pakar

  • Memiliki informasi yang handal.
  • Mudah dimodifikasi.
  • Heuristik dalam menggunakan pengetahuan (yang sering kali tidak
    sempurna) untuk mendapatkan penyelesaiannya.
  • Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer.
  • Memiliki kemampuan untuk beradaptasi.

Ciri-Ciri Sistem Pakar

Sistem pakar yang baik harus memenuhi ciri-ciri sebagai berikut :

  • • Memiliki informasi yang handal.
  • • Mudah dimodifikasi.
  • • Dapat digunakan dalam berbagai jenis komputer.
  • • Memiliki kemampuan untuk belajar beradaptasi.

Keuntungan Sistem Pakar

Secara garis besar, banyak manfaat yang dapat diambil dengan adanya sistem pakar, antara lain :

1. Memungkinkan orang awam bisa mengerjakan pekerjaan para ahli.

2. Bisa melakukan proses secara berulang secara otomatis.

3. Menyimpan pengetahuan dan keahlian para pakar.

4. Meningkatkan output dan produktivitas.

5. Meningkatkan kualitas.

6. Mampu mengambil dan melestarikan keahlian para pakar (terutama yang termasuk keahlian langka).

7. Mampu beroperasi dalam lingkungan yang berbahaya.

8. Memiliki kemampuan untuk mengakses pengetahuan.

9. Memiliki reabilitas.

10. Meningkatkan kapabilitas sistem komputer.

11. Memiliki kemampuan untuk bekerja dengan informasi yang tidak lengkap dan mengandung ketidakpastian.

12. Sebagai media pelengkap dalam pelatihan.

13. Meningkatkan kapabilitas dalam penyelesaian masalah.

14. Menghemat waktu dalam pengambilan keputusan.

Kelemahan Sistem Pakar

Di samping memiliki beberapa keuntungan, sistem pakar juga memiliki beberapa kelemahan, antara lain :

1. Biaya yang diperlukan untuk membuat dan memeliharanya sangat mahal.

2. Sulit dikembangkan. Hal ini tentu saja erat kaitannya dengan ketersediaan pakar di bidangnya.

3. Sistem Pakar tidak 100% bernilai benar.

Alasan Pengembangan Sistem Pakar

Sistem pakar sendiri dikembangkan lebih lanjut dengan alasan :

  • • Dapat menyediakan kepakaran setiap waktu dan di berbagai lokasi.
  • • Secara otomatis mengerjakan tugas-tugas rutin yang membutuhkan seorang pakar.
  • • Seorang pakar akan pensiun atau pergi.
  • • Seorang pakar adalah mahal.
  • • Kepakaran dibutuhkan juga pada lingkungan yang tidak bersahabat.

Modul Penyusun Sistem Pakar

Menurut Staugaard (1987) suatu sistem pakar disusun oleh tiga modul utama yaitu :

1. Modul Penerimaan Pengetahuan (Knowledge Acquisition Mode)

Sistem berada pada modul ini, pada saat ia menerima pengetahuan dari pakar. Proses mengumpulkan pengetahuan-pengetahuan yang akan digunakan untuk pengembangan sistem, dilakukan dengan bantuan knowledge engineer. Peran knowledge engineer adalah sebagai penghubung antara suatu sistem pakar dengan pakarnya.

2. Modul Konsultasi (Consultation Mode)

Pada saat sistem berada pada posisi memberikan jawaban atas permasalahan yang diajukan oleh user, sistem pakar berada dalam modul konsultasi. Pada modul ini, user berinteraksi dengan sistem dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh sistem.

3. Modul Penjelasan (Explanation Mode)

Modul ini menjelaskan proses pengambilan keputusan oleh system (bagaimana suatu keputusan dapat diperoleh).

Gejala stress

Definisi:

Maramis (dalam Doelhadi,1977) yang mengatakan bahwa stres adalah segala masalah atau tuntutan penyesuaian diri yang bila tidak diatasi dengan baik, akan mengganggu keseimbangan hidup dari manusia. Ditambahkan pula oleh Noi dan Smith(dalam Doelhadi,1977) stress dapat diartikan pula sebagai reaksi yang dirasakan oleh manusia bila mendapat tekanan dari luar ataupun sesuatu sebab yang tidak dapat diraba, bentuknya dapat berupa kekurangan atau kelebihan stimulasi yang dapat menimbulkan perasaan bosan yang berkepanjangan. Sedangkan Pervin(dalam Doelhadi,1997) beranggapan bahwa stress diartikan sebagai persepsi seseorang terhadap keadaan yang melebihi kemampuannya atau sumber-sumber yang dianggap membahayakan atau mengancam kesejahteraan dirinya.

Stres dibedakan menjadi dua yaitu stres yang merugikan dan merusak yang disebut distress, dan stres yang positif dan menguntungkan, yang disebut eustres. Setiap individu mempunyai reaksi yang berbeda terhadap jenis stres,  dalam kenyataannya stres menyebabkan sebagian individu menjadi putus asa tetapi bagi individu lain justru dapat menjadi dorongan baginya untuk lebih baik (Tanumidjojo, dkk 2004).

Gejala stress dapat dibagi menjadi tiga, ada yang berasal dari gejala fisik, emosional, serta perilaku. Berikut diantaranya:

Gejala Fisik

  • Sakit kepala
  • Kelopak mata berkedip tanpa sadar
  • Mulut atau tenggorokan kering
  • Sulit menelan
  • Sakit leher
  • Pusing
  • Sulit berbicara, berbicara dengan ucapan yang kurang jelas
  • Sakit punggung
  • Nyeri otot
  • Jantung berdebar-debar
  • Sering buang air kecil
  • Menstruasi secara berlebihan atau kegelisahan pada saat menstruasi

Gejala Emosional

  • Mudah tersinggung
  • Suasana hati berubah-ubah
  • Sikap agresif yang tidak normal
  • Gelisah terhadap hal-hal kecil
  • Menarik diri dari orang lain
  • Panik, khawatir
  • Ketidakmampuan membuat keputusan
  • Mengalami periode kebingungan

Gejala Perilaku

  • Dahi berkerut
  • Gelak tawa gelisah atau bernada tinggi
  • Merokok secara berlebihan
  • Diet kompulsif
  • Berjalan mondar-mandir
  • Kehilangan ketertarikan pada penampilan fisik
  • Perilaku sosial berubah secara tiba-tiba

Penyebab Stress
Untuk menetapkan bagaimana cara pencegahan stress, pengobatan stress ataupun pengelolaan stress, terlebih dahulu perlu diketahui penyebab stress
Ada beberapa penyebab stress yang kadang kadang tidak diketahui oleh yang bersangukutan antara lain:

  1. Beban Fisik yang yeng relatif lama, memegang sesuatu katakanlah segelas air minum dalam waktu 1 menit masih dalam batas toleransi kemampuan tubuh, tetapi kalau dipegang dalam waktu 1 jam mungkin terasa melelahkan, padahal berat segelas air minum tetap sama. Faktor kelelahan yang disebabkan beban fisik yang lama dapat menyebabkan stress yang disebut stress fisik.
  2. Ketidak puasan terhadap pencapaian hasil upaya/ merasa superior, mereka yang merasa superior sekali waktu tidak puas atas hasil pekerjaannya, mungkin disebabkan karena kurang waktu , kurang fasilitas, atau faktor usia yang mempengaruhi untuk  penyelesaian pekerjaannya.
  3. Kekhawatiran terhadap sesuatu/ kurang percaya diri, mereka yang kurang percaya diri selalu saja khawatir terhadap sesuatu yang telah diperbuatnya, atau khawatir terhadap lingkungannya.
  4. kegagalan dalam usaha. Mereka yang mempunyai rasa tanggung jawab yang sangat besar atau harapan yang berlebihan , apabila mengalami suatu kegagalan dalam berusaha mudah mengalami stress.
  5. Kehilangan sesuatu , terutama sesuatu yang sangat disayang, disenangi, atau tumpuan harapan.

Pengobatan stress

Sebenarnya stress “dalam batas tertentu” itu adalah refleksi normal dari tubuh/perasaan kita yang membantu kita untuk mawas diri terhadap reaksi baik dari dalam diri maupun dari luar.oleh karena itu yang sangat penting yaitu bagaimana cara kita memenej yang namanya stress itu.

Coba anda klik ini test stress ini , dan kalau anda tergolong didalamnya berarti anda perlu konsultasi ke dokter ahli jiwa. tetapi kalau tidak , cukup lakukan 7 langkah dibawah ini:

Minggu:

Kalau anda termasuk orang yang melakukan kegiatan rutin dari jam 08.00 sampai dengan 17.00 setiap harinya , cobalah berekreasi dan dengarkan ini dan nikmati

Senin:

Setiap Anda hendak keluar rumah , tanyakanlah pada diri sendiri..adakah tujuannya mendukung kesuksesan Anda??

Selasa:

Adakah anda telah memenuhi janji kepada teman2 Anda?? …..”Anda mudah mendapatkan teman dengan  mengucapkan janji , tetapi dengan menepati janji , anda telah mempertahankannya

Rabu :

Jika Anda tidak ingin gagal , janganlah berusaha agar anda dikenal/terkenal.

Kamis:

Adakah ucapan/ kata-kata anda yang menyakitkan hati teman2 Anda???.. segera temui /hubungi dan minta maaflah, sesungguhnya orang yang meminta maaf dan orang yang memafkan adalah orang yang berhati mulia

Jumat  

Adakah anda telah memberikan sesuatu milik anda kepada orang lain yang sangat membutuhkannya??, jadilah orang yang berarti.

 Sabtu

Janganlah melakukan pekerjaan yang bisa dikerjakan oleh mesin.., jadilah seorang Aktor hari ini, karena mesin tidak bisa jadi aktor dan semua aktor hari ini beristirahat.

Selanjutnya agar stress yang sangat menggangu anda bisa diminimalisasi dengan melakukan Pengobatan stress dan  paling baik dan tepat yaitu pengobatan dilakukan terhadap penyebab stress , selain itu faktor keluarga dan lingkungan ikut juga membantu . namun beberapa hal kami sarankan dan mudah-mudahan dapat membantu anda yaitu :

  1. Latihan teknik relaksasi
  2. Hidup sehat
  3. Banyak tidur
  4. Kebatinan
  5. Konsul dokter

rancangan sistem pakar untuk gejala stress


Maaf jika ada kesalahan, masih belajar, dan belum memahami betul secara keseluruhan.🙂 hehe

sumber referensi:

Anonym. (2011). Ciri-ciri sistem pakar. http://sistem-pakar-universitas.blogspot.com/2011/10/ciri-ciri-sistem-pakar.html (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Anonym. (2011). Ciri-ciri sistem pakar. http://sistem-pakar-universitas.blogspot.com/2011/10/ciri-ciri-sistem-pakar.html (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Anonym. (2012). Definisi stress. http://kajianpsikologi.blogspot.com/2012/02/definisi-stres.html (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Arhami, Muhammad. (2010). Definisi sistem pakar. http://gaptechnology.wordpress.com/2010/03/10/definisi-sistem-pakar/ (diakses tanggal 4 Oktober).

Ariany, Amy. (____). Gejala stress. http://gejalastress.wordpress.com/gejala-stress/ (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Ariany, Amy. (2011). Pengobatan stress. http://konsultasistress.wordpress.com/2011/11/24/pengobatan-stress/ (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Ariany, Amy. (2011). Penyebab stress dan cara mengatasinya. http://konsultasistress.wordpress.com/2011/11/24/penyebab-stress-dan-cara-mengatasinya/ (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Ariany, Amy. (2011). Penyebab stress. http://konsultasistress.wordpress.com/2011/11/25/penyebab-stress/ (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Goliszek, Andrew. (2005). Manajemen stress.  Jakarta: kelompok gramedia

Rahmat. (2012). Ciri-ciri sistem pakar. http://blog.re.or.id/ciri-ciri-sistem-pakar.htm (diakses tanggal 4 Oktober 2012).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s