Kilasan Film Lie to Me (Teacher and Pupils)

Posted: April 20, 2012 in Uncategorized
Tags:

Nama        : Seto Wicaksono

NPM           : 11509204

KELAS      : 3 PA 01

Ada banyak film yang saya suka, dan dari bermacam-macam genre. Mulai dari kartun, drama, Hollywood, ataupun bollywood (kecuali sinetron, saya kurang suka, dan bukan penikmat sinetron, kecuali, didalam sinetron itu ada sisi humornya. Hehe). Film yang membuat saya berpikir ketika menonton, menurut saya, itu adalah film yang bagus (ditulisan ini, jelas saya subjektif, karena ini soal pendapat saya, dan tentang salah satu film yang saya suka J). Contoh film yang membuat saya berpikir ketika menonton (film tersebut dan cukup baru) adalah Sherlock Holmes, Source Code, Lie To Me, dsb. Pada kali ini, saya akan menceritakan tentang Lie to Me (saja).

Lie to Me adalah film asal Amerika yang diproduksi sekitar tahun 2009 . Lie to Me adalah film ber-seri, dan didalamnya ada unsur Psikologi, entah itu agresi, ketertarikan antar personal, afeksi, dsb. Yang membuat film ini semakin menarik adalah dijelaskannya tentang micro expression atau ekspresi mikro, pada setiap kejadian, situasi, dan interaksi, terutama ketika lawan bicara berbohong. Disetiap episode, dijelaskan beberapa ciri-ciri orang yang berbohong. Ini merupakan hal yang menarik yang disisipkan disuatu film. Tokoh utama pada film ini adalah Cal Lightman yang diperankan oleh Tim Roth. Lightman bekerja sebagai pakar micro expression, ia juga bekerja sama dengan beberapa temannya di Lightman Group, sebuah tempat dimana mereka melakukan berbagai penelitian tentang micro expression.

Karena seri Lie to Me cukup banyak, saya akan menceritakan salah satu episode, yang berjudul “Teacher and Pupils”. Episode ini menceritakan tentang kasus pembunuhan terhadap pihak kepolisian, dimana pembunuhnya adalah rekan kerjanya sendiri. Lightman bersama koleganya tertarik untuk menyelidiki kasus ini, dan penentu atau petunjuk yang dijelaskan pada episode ini terlihat pada pupil dan body language atau bahasa tubuh beberapa orang yang menjadi kunci pada kasus ini.

Beberapa scene pada episode ini antara lain:

Ketika Lightman dan Clara sedang membuat perjanjian dengan rekan kerja, Clara melihat Lightman selalu memegang bolpoint. Clara menilai itu sebagai sikap tidak tenang, menolak, dan belum setuju dengan perjanjian/kesepakatan yang sedang berlangsung, sehingga Clara terus bernego hingga Lightman setuju, dan mulai melepaskan bolpoint sebagai suatu bahsa tubuh, tanda bahwa Lightman sepakat. Clara memiliki ketertarikan interpersonal sendiri kepada Lightman.

Kasus dimulai ketika FBI sedang berpatroli disuatu apartemen, ketika naik ke lantai 3, Nick Hardy (salah satu anggota FBI) ditembak oleh seseorang yang misterius. Penembakan ini adalah salah satu perilaku agresi, karena berusaha menyakiti seseorang dengan cara menembak. Karena luka tembak itu, ia  mewawancarai petugas FBI yang tertembak. Ketika di ruang rawat, istri Nick mencium kening Nick (kelekatan afeksi), Lightman tau Nick senang menerima kecupan itu dari otot di sekitar wajah Nick dan dari reaksi pupil Nick. Nick mendapat luka berat, sehingga sulit untuk berbicara, tapi sadar, dan mata tidak terpejam.

Ketika Lightman menanyakan usia Nick, dia hanya melihat pupil Nick. Lightman bertanya, “apakah usia mu 90 tahun?” pupil Nick tidak bereaksi. Tapi ketika Lightman bertanya, “apakah usia mu 30 tahun?” pupil Nick bereaksi (melebar), dan itu berarti “iya”.

Ketika Lightman membawa 2 saksi mata, pupil Nick bereaksi kembali ketika melihat salah satu saksi. Itu juga menjadi bukti, Nick mengenali salah satu saksi tersebut.

Ketika Lightman memutar kembali video percakapan antar saksi, Lightman tahu salah satu saksi berbohong, dan mencoba untuk “defense”, dan menyembunyikan sesuatu, karena disaat saksi sedang berbicara, dia sempat melirik ke temannya. Itu bukti dia sedang memikirkan alasan lain, dan dia butuh bantuan temannya untuk “merundingkan” alasan lain lewat tatapan mata.

Ketika Lightman melakukan observasi ke TKP, ada segerombolan remaja, disaat Lightman berkata, “polisi datang”, mereka panik dan berlari berhamburan. Lightman sedang mencari penjahat (dalam kasus yang berbeda) dan dia langsung mengetahui tempat persembunyiannya dari arah lari yang remaja lakukan (menjauh dari ruangan/kamar yang ditempati oleh penjahat).

Lightman dan FBI mendapatkan Tevon (penjahat, penyelundup senjata) di TKP. Mereka membawanya ke suatu ruangan interogasi. Lightman tahu Tevlon berkata jujur dan tidak berusaha untuk “membela diri” ketika menjawab pertanyaan dari FBI, karena ketika di interogasi, Tevlon menjawab beberapa pertanyaan dengan spontan dan yakin, dan arah mata selalu tertuju pada interviewer—observer.

Lightman kembali menjenguk Nick, dan memperlihatkan beberapa foto yang kemungkinan menjadi tersangka penembakan dirinya. Pupil Nick bereaksi ketika ditunjukan 2 foto yang tersedia. Itu petunjuk. 2 orang di foto itu di kenal oleh Nick dan ada hubungannya dengan kasus penembakan dirinya.

Dua orang yang ada  di foto yang telah ditunjukkan kepada Nick sebelum Nick tewas, akhirnya dipanggil oleh Lightman ke Laboratorium tempat dia bekerja. 2 orang itu adalah kerabat kerja dari tim FBI. Mereka terlihat tidak kompak, dan Lightman bisa melihat bahasa tubuh mereka, satu sama lain berjauhan, menjaga jarak dan sama-sama menghindari kontak fisik secara langsung dengan saling membelakangi. Pada saat 2 rekan kerja diinterogasi, mereka sempat “beradu fisik”, melakukan perilaku agresi.

Ciri khas Lightman ketika menginterogasi seseorang, dia duduk, mendengarkan sambil menopang dagu ke arah atas (karena hanya dia yang duduk dan seseorang yang dia interogasi berdiri). Dia bersikap dan memposisikan dirinya seperti itu, untuk melakukan intimdasi secara langsung, dan agar dapat melihat seseorang itu takut atau tidak, karena jika seseorang itu tidak bersalah dia tidak akan ragu ataupun takut menjawab beberapa pertanyaan dari Lightman.

Comments
  1. Yulianto Tedjo says:

    Apakah ada link untuk film ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s