Psikoterapi dengan Psikoanalisis

Posted: March 25, 2012 in Uncategorized

Tugas Softskill – Psikoterapi

Nama  : Seto Wicaksono

NPM   : 11509204

Kelas   : 3PA01

Psikoterapi dengan Menggunakan Teknik Psikoanalisis

Psikoterapi berasal dari  2 kata, yaitu; Psyche yang berarti jiwa, dan Therapy yang berarti merawat, mengobati, atau menyembuhkan, itu berarti, Psikoterapi adalah serangkaian metode berdasarkan ilmu psikologi yang digunakan untuk mengobati dan menyembuhkan gangguan jiwa atau kesehatan mental seseorang.  Yang mendasari psikoterapi adalah bahwa pada dasarnya manusia bisa dan mungkin dipengaruhi atau diubah dengan menggunakan beberapa metode yang ada pada psikologi.

Psikoterapi sudah cukup berekembang dalam metode pengobatannya. Salah satu yang sering digunakan adalah Psikoanalisis yang dikembangkan oleh Sigmund Freud. Sigmund Freud sendiri dilahirkan di Moravia pada tanggal 6 Mei 1856 dan meninggal di London pada tanggal 23 September 1939. Psikoanalisis memiliki tiga penerapan, yaitu: suatu metoda penelitian dari pikiran., suatu ilmu pengetahuan sistematis mengenai perilaku manusia, dan suatu metoda perlakuan terhadap penyakit psikologis atau emosional.

Dalam psikoterapi yang menggunakan metode psikoanalisis, seseorang akan diketahui mengidap suatu gangguan psikologis dari mekanisme pertahanan diri yang diucapkan, dari konflik masa lalu yang direpress lalu diceritakan. Aliran psikoanalisis Freud memfokuskan pada suatu jenis perlakuan dimana orang yang dianalisis mengungkapkan pemikiran secara verbal, termasuk asosiasi bebas, khayalan, dan mimpi, yang menjadi sumber bagi seorang penganalisis merumuskan konflik tidak sadar yang menyebabkan gejala yang dirasakan dan permasalahan karakter pada pasien, kemudian menginterpretasikannya bagi pasien untuk menghasilkan pemahaman diri untuk pemecahan masalahnya.

Intervensi khusus dari seorang penganalisis biasanya mencakup mengkonfrontasikan dan mengklarifikasi mekanisme pertahanan, harapan, dan perasaan bersalah. Melalui analisis konflik, termasuk yang berkontribusi terhadap daya tahan psikis dan yang melibatkan tranferens kedalam reaksi yang menyimpang, perlakuan psikoanalisis dapat mengklarifikasi bagaimana pasien secara tidak sadar menjadi musuh yang paling jahat bagi dirinya sendiri: bagaimana reaksi tidak sadar yang bersifat simbolis dan telah distimulasi oleh pengalaman kemudian menyebabkan timbulnya gejala yang tidak dikehendaki. Terapi dihentikan atau dianggap selesai saat pasien mengerti akan kenyataan yang sesungguhnya, alasan mengapa mereka melakukan perilaku abnormal, dan menyadari bahwa perilaku tersebut tidak seharusnya mereka lakukan, lalu mereka sadar untuk menghentikan perilaku itu.

Sumber referensi: http://id.wikipedia.org/wiki/Psikoanalisis

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s